Dienstag, 3. Januar 2017

BISA APA SIH PEREMPUAN??!!

Riska
Kayaknya jadi perempuan itu banyak ruginya yah. Bener nggak sih? Contohnya kayak kasus perkosaan yang sekarang ini lagi banyak yang terjadi. Kata tetangga saya, “ah perempuannya aja yang pake bajunya terbuka, Jadi jangan salahin laki-laki dong kalau akhirnya punya niat mengganggunya”. Tuh kan, udah jadi korban eh masih aja disalahin.

Di dalam rumah tangga, kalau lagi berantem suami sering bilang “dasar istri nggak becus ngurus rumah tangga”. Kalau anaknya nakal, „mama gimana sih kok nggak bisa ngedidik anak?“. Tuh kan perempuan lagi yang salah. Masih banyak lho contoh-contoh yang selalu nyalahin perempuan.

Berarti nggak enak dong jadi perempuan? Siapa bilang? Perempuan itu makhluk istimewa lho. Kita punya rahim yang bisa melahirkan anak. Perempuan itu dikenal ulet dan pekerja keras. Malahan sering jadi pengganti tugas suami mencari nafkah karena perempuan itu bisa bekerja menjadi apa saja termasuk jadi PRT. Nggak pake malu. Ada nggak laki-laki yang mau jadi PRT? Nggak ada kan? Tapi teteeep aja perempuan itu nggak pernah dihargai.

Perempuan itu menurut saya makhluk serba bisa. Bisa memenuhi kewajiban yang harusnya dilakukan oleh suami. Dia juga bisa menjalani kehidupan meskipun tanpa seorang laki-laki atau suami. Perempuan bisa jadi pemimpin, bisa jadi presiden, direktur, sopir, tukang ojek, tukang becak, dll.


Perempuan juga bisa jadi teman yang baik. Kalau ada teman yang punya masalah, perempuan mampu mencarikan solusi buat temannya itu. Pokoknya apa siiiihh yang bisa dilakukan oleh perempuan? Jawabannya „apa saja bisa dilakukan oleh perempuan“. Setuju kan sama pendapat saya?

Salam perjuangan,

Merdeka!!!


Riska


Donnerstag, 15. Dezember 2016

MANFAAT BERORGANISASI



Setelah hampir dua tahun aktif di   organisasi, pasti banyak manfaat yang sudah kita rasakan. Nah, kira-kira apa aja sih manfaat yang teman-teman rasakan? Saya coba menulis hasil wawancara saya dengan beberapa teman anggota Operata pamulang biar teman- teman yang belum bergabung atau yang baru mau bergabung bisa ikutan tahu.

Menurut teman-teman yang saya wawancarai, manfaat berorganisasi itu antara lain:
1.  Menambah wawasan dan pengetahuan tentang isu-isu PRT
   2.  Jadi tahu apa saja hak-hak PRT dan kerja layak PRT
  3. Jadi tahu dan berani bernegosiasi dengan majikan
  4. Berani berbicara kepada majikan jika ada masalah di tempat kerja
  5. Kenal dengan banyak orang dan menambah teman 
  6. Menambah pengalaman
  7.  Berani berbicara di depan orang banyak
  8.  Jadi lebih perduli kepada teman-teman sesama PRT yang punya masalah
  9.  Bisa berbagi pengalaman dan curhat masalah dengan teman-teman
 10. Menambah keterampilan
 11. Jadi tahu kalau PRT itu adalah PEKERJA dan bukan pembantu 
 12. Jadi lebih aman bekerja karena merasa ada yang melindungi
 13. Jadi tahu kalau ada RUU PPRT yang nanti  akan melindungi PRT
 14. Jadi tahu cara menyelesaikan masalah
 15. Jadi lebih tumbuh rasa solidaritas terhadap teman dan orang lain
 16. Bisa memimpin pertemuan
 17. Bisa mengorganisir teman
 18. Bisa mengkoordinir sebuah acara



Itulah hasil wawancara saya. Saya sangat setuju dengan pendapat teman-teman ini karena saya sendiri juga merasakan semua manfaat itu. Nah yang belum gabung, ayo segera gabung biar bisa ikut merasakan manfaatnya. Ditunggu ya di Operata pamulang. (Penulis Trinov)

Samstag, 10. Dezember 2016

PEKERJA RUMAH TANGGA YANG TERPURUK SEPI SENDIRI


Repost atau memposting kembali tulisan salah satu anggota Operata Pamulang yang dimuat di http://indonesiana.tempo.co/read/86352/2016/08/22/masenih11/login. 
SENIN 22 AGUSTUS 2016 17:09 WIB
Berita penyiksaan pekerja rumah tangga hampir setiap hari mengisi pemberitaan media, baik nasional maupun lokal. Kasus-kasus penyiksaan ini sering kali hanya hangat dipemberitaan, namun ketika sampai pada proses hukum, hanya diselesaikan dengan cara kekeluargaan.
PRT selalu dirugikan
Masifnya pemberitaan mengenai penyiksaan PRT, nyatanya tidak juga menggugah pemerintah membuat aturan yang lebih baik melindungi PRT. Sering kali, hak PRT dilanggar seperti jam kerja panjang, upah murah, tidak mendapat akomodasi yang layak, tidak ada cuti, jam istirahat yang seadanya, tidak mendapat THR dan terisolasi dari pergaulan. Ketika ada kasus, karena minimnya pendampingan hukum, majikan yang melakukan pelanggaran, tidak pernah diproses lebih lanjut. 
Proses hukum hanya berlanjut ketika ada pendampingan hukum, misalnya kasus Ivan Haz, anggota DPR, anak mantan wakil presiden, yang menyiksa PRT nya, rekan kami, Toipah, yang dihukum 1.6 tahun penjara. Proses pendampingan ini dilakukan oleh JALA PRT, LBH Jakarta dan LBH APIK. Ada nya proses hukum lebih lanjut ini perlu diapresiasi, tentu karena proses pendampingan yang intens. Bagaimana, kalo proses sidang tidak diawasi oleh para LSM ini? bisa jadi, sebagai anak mantan penguasa negeri ini, Ivan Haz bisa lepas, seperti yang terjadi pada anak pejabat lain.
Menuntut media yang adil   
Begitu banyak pemberitaan tentang Gloria, anak yang gagal ikut Paskibraka, begitu juga liputan tentang Archandra Tahar, mantan menteri ESDM. Semua orang, ahli dan pengamat berlomba memberikan pendapat dan analisa dan dikutip di media, media cetak, media sosial dan media tv. Berbeda dengan nasib PRT, media hanya memberinya ruang secuil, itupun hanya kasus. 
Sahkan Undang-Undang Perlindungan PRT
Pemerintah dan DPR tak bisa lagi melihat kebijakan perlindungan PRT menggunakan perspektif majikan, mereka harus menggunakan kacamata pengambil kebijakan. Persoalan perlindungan PRT bukan lagi soal politik, tapi melindungi jutaan PRT yang memungkinkan berfungsinya jutaan rumah tangga pengguna jasa PRT. 
Penulis:
Masenih, seorang PRT

APA ARTI MERDEKA BAGI PRT?

Fadhilah 
Nama saya Fadhilah, merdeka bagi saya adalah jika majikan saya memberikan hak libur kepada saya saat tanggal merah,

Saya ibu Asiah, merdeka buat saya kalau semua PRT dapat upah yang layak.

Hallo, nama saya Trinov. Merdeka buat saya adalah jika majikan memberikan akses pendidikan kepada PRT-PRT yang masih muda seperti saya hehheheee hidup PRT!!


Saya pok Armah, merdeka ya kagak ada perang kali ya

Nama saya bu Rohimah, kalau majikan nggak galak, nggak nyiksa PRTnya, namanya merdeka.


                                                                                                                                                                                                                                                             
     ↑                                     ↑                                         ↑
Trinov                             Asiah                            Siti Nurhidayati


MERDEKA adalah jika PRT bisa bebas menyuarakan aspirasinya dan diperbolehkan bersosialisasi dan berorganisasi. Ayo hidupkan Operata kita.

Saya Trinov, salam perjuangan,

Merdeka!!!

APA ITU KERJA LAYAK PRT?


 Ingat yaaaa..... dan harus terus diingat.... inilah kerja layak yang seharusnya dijalankan oleh seorang PRT.
Perjuangkan kerja layak kalian wahai PRT. Suarakan aspirasimu. Sampaikan kepada majikanmu agar kamu terhindar dari eksploitasi kerja. Beritahu majikanmu sehingga kamu terhindar dari sikap semena-mena.

Ingat, kamu adalah PEKERJA. Kamu layak untuk dihargai. Keberadaanmu sangat penting bagi majikanmu. Kamulah sumber aktivitas bagi keluarga majikanmu. Jangan mau dibodohi dengan kebaikan-kebaikan semu sementarah hak kamu yang sesungguhnya tidak kamu dapatkan.


Saya Wawa, salam perjuangan,

Merdeka!!!....

PRT ADALAH PEKERJA

Sebelum bergabung dengan Operata, kami tahunya bahwa kami adalah pembantu. Kami tidak pernah berfikir dampak dari kata pembantu itu telah begitu merugikan kami. Secara status sosial, orang memandang kami rendah, tidak berpendidikan, tidak memiliki keterampilan, tidak memiliki pengalaman. Dengan pandangan seperti itu, maka para mengguna jasa kami pun memperlakukan kami dengan seenaknya. Mereka menganggap kamilah yang butuh mereka, sehingga ketika kami bekerja pada mereka, mereka memberi kami upah yang kurang layak.

Setelah bergabung dengan Operata, kami diberi penjelasan bahwa PRT adalah sebuah pekerjaan sama seperti pekerjaan lainnya. Hanya saja jika para pekerja lainnya bekerja di sektor formal seperti pabrik, kantor, instansi, sementara kami bekerja di sektor informal. Seperti yang kita ketahui, pekerjaan di sektor formal tidak hanya PRT saja. Pedagang asongan, pedagang sayur mayur, ikan, pedagang keliling, pengamen, buruh tani dan perkebunan, tukang ojek, tukang becak, adalah contoh-contoh pekerjaan di sektor informal. Karena kami bekerja di sektor informal, maka oleh pemerintah jenis-jenis pekerjaan tersebut tidak diakui sebagai sebuah profesi atau Pekerjaan. Karena tidak diakui sebagai sebuah pekerjaan, maka kami tidak mendapatkan hak-hak yang seharusnya didapatkan oleh seorang pekerja.

Karena itu, bersama Jaringan Advokasi Nasional Pekerja Rumah Tangga (JALA PRT), kami berupaya mengkampanyekan bahwa PRT bukanlah pembanti melainkan Pekerja. Dengan begitu majikan memiliki kewajiban untuk memenuhi hak-hak kami sebagai seorang Pekerja. Di antaranya adalah memiliki kontrak kerja, jam kerja yang jelas, upah yang layak, ada cuti mingguan, cuti tahunan, cuti hamil dan melahirkan, dapat THR, mendapatkan jaminan sosial yang  mencakup jaminan kesehatan, jaminan keselamatan kerja, jaminan kecelakaan, dan jaminan hari tua. Selain itu kami juga berhak mendapatkan akses pendidikan, hak untuk berpendapat dan bersosialisasi serta berserikat, dan lain-lainnya yang sebagaimana seorang pekerja dapatkan.

Sungguh, jika tidak bergabung dengan Operata, kami tidak akan pernah tahu semua informasi di atas. Selamanya kami akan membenarkan anggapan masyarakat bahwa PRT adalah pekerjaan rendahan, pekerjaan yang malu untuk diperkenalkan kepada orang lain. Kami yang bekerja, keluarga, juga malu jika diketahui oleh orang lain bahwa kami hanya seorang pembantu.

Mulai saat ini kami mendeklarasikan dengan tegas bahwa kami PRT bukanlah Pembantu, tetapi PRT adalah PEKERJA.

Hidup PRT!!!!
Hidup PEKERJA!!!

Saya Masenih, salam perjuangan,

Merdeka!!!

APA ITU OPERATA PAMULANG?


Perkenalkan, kami adalah Organisasi Pekerja Rumah Tangga (OPERATA) Pamulang. Operata Pamulang mulai terbentuk pada tanggal 1 April tahun 2015. Tujuan didirikannya Operata Pamulang adalah untuk mengajak teman-teman PRT yang berdomisili di Pamulang untuk aktif berorganisasi. Melalui Operata, PRT dapat menyuarakan dan memperjuangkan hak-hak dan Kerja Layak PRT Operata juga merupakan wadah dan sarana untuk melakukan berbagai kegiatan yang bermanfaat untuk kemajuan PRT.

Kegiatan-kegiatan yang sudah dilaksanakan oleh Operata Pamulang di antaranya adalah:

1.  Sekolah Wawasan dan Pengorganisasian

Apa itu sekolah wawasan? Yaitu sekolah yang dilakukan secara rutin seminggu sekali. Biasanya dilakukan pada akhir pekan. Akhir pekan dipilih karena kebanyakan PRT hanya memiliki waktu libur kerja pada akhir pekan.

Sekolah wawasan ini biasanya dipandu oleh seorang fasilitator. Fasilitatornya bisa berganti-ganti menyesuaikan dengan materi yang akan diberikan. Adapun materi-materi yang diberikan pada sekolah wawasan adalah materi yang berhubungan dengan penyadaran dan membangun kepercayaan diri.

Sedangkan pengorganisasian biasanya diisi dengan rapat antara Community Organizer, Community Leader dan pengurus Operata untuk membahas berbagai program Operata dan strategi-strategi serta capaian dan evaluasi program terhadap program yang sudah dilakukan.

Baik dalam sekolah wawasan maupun pengorganisasian biasanya juga dijadikan ajang untuk sharing permasalahan yang dialami oleh anggota di tempat kerja maupun di dalam keluarga. Secara bersama-sama anggota membahas permasalahan tersebut dan kemudian berusaha mencarikan solusinya

2.  Sekolah Keterampilan

Pada sekolah keterampilan, Operata memfasilitasi para anggotanya untuk mengakses bermacam-macam keterampilan yang bisa menunjang kinerjanyasebagai PRT. Apa saja keterampilan yang biasanya diberikan? Operata akan melakukan need assesment untuk mengetahui keterampilan apa yang dibutuhkan oleh anggotanya. Misalnya yang sudah diberikan yaitu menjahit, memasak, tata rias, komputer, B. Inggris, kursus baca tulis. Selain itu, Operata juga memberikan keterampilan lain yang berhubungan dengan keselamatan kerja atau yang biasa disingkat K3.

3. Training Pengorganisasian

Sebagai anggota organisasi, Operata membekali anggotanya dengan berbagai pengetahuan tentang bagaimana cara mengelola sebuah organisasi, membentuk pengurus, membesarkan dan merawat organisasi, mengajak anggota baru agak mau bergabung, dan menyadarkan orang khususnya PRT tentang pentingnya berorganisasi. Training ini biasanya diikuti oleh anggota Operata dari seluruh Indonesia.

4. Advokasi ke DPR dan Pemerintah

Anggota Operata Pamulang juga turut serta dalam melakukan advokasi kepada DPR dan Pemerintah dalam rangka mendesak dan menuntut DPR dan Pemerintah untuk segera mensahkan Rencana Undang-Undang PPRT (''Rencana Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga).

5. Audiensi dengan Fraksi-Fraksi dari Berbagai Parpol di DPR agar mereka memperhatikan aspirasi PRT dan bersedia memperjuangkan apa yang menjadi tuntutan PRT pada sidang-sidang komisi di mana anggota Fraksi tersebut juga menjadi salah satu anggotanya.

6. Aksi dan Kampanye

Operata Pamulang juga terlibat dalam aksi-aksi atau kampanye serta event-event yang mengusung tentang pelanggaran HAM dan ketidakadilan gender, serta peringatan-peringatan hari-hari besar seperti Hari Pekerja Rumah Tangga Nasional dan Internasional,  Hari Perempuan se-Dunia, Hari Anti Kekerasan se Dunia, dll.

7. Ikut memantau sidang di Pengadilan

8. Training Jurnalisme Warga

Operata Pamulang turut mengutus perwakilannya untuk mengikuti training jurnalisme warga yang bertujuan untuk melatih PRT agar bisa menyuarakan aspirasinya melalui sebuah tulisan. Salah satu tulisan anggota Operata Pamulang sudah pernah dipublish di Tempo.

9. Pertemuan Operata se Jabodetabek

Dalam satu tahun Jaringan Advokasi PRT se Indonesia (JALA PRT) akan mengadakan pertemuan bersama tingkat regional dengan mengundang mitra-mitra Operata yang ada di wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, Depok dan Bekasi. Pertemuan ini selain untuk mempererat tali silaturrahmi dan solidaritas antar sesama PRT juga akan membahas berbagai agenda besar berkaitan dengan situasi politik dan kebijakan-kebijakan pemerintah terhadap isu-isu PRT.


Salam perjuangan,

Merdeka!!!