![]() |
Kegiatan-kegiatan yang sudah dilaksanakan oleh Operata Pamulang di antaranya adalah:
1. Sekolah Wawasan dan Pengorganisasian
Apa itu sekolah wawasan? Yaitu sekolah yang dilakukan secara rutin seminggu sekali. Biasanya dilakukan pada akhir pekan. Akhir pekan dipilih karena kebanyakan PRT hanya memiliki waktu libur kerja pada akhir pekan.
Sekolah wawasan ini biasanya dipandu oleh seorang fasilitator. Fasilitatornya bisa berganti-ganti menyesuaikan dengan materi yang akan diberikan. Adapun materi-materi yang diberikan pada sekolah wawasan adalah materi yang berhubungan dengan penyadaran dan membangun kepercayaan diri.
Sedangkan pengorganisasian biasanya diisi dengan rapat antara Community Organizer, Community Leader dan pengurus Operata untuk membahas berbagai program Operata dan strategi-strategi serta capaian dan evaluasi program terhadap program yang sudah dilakukan.
Baik dalam sekolah wawasan maupun pengorganisasian biasanya juga dijadikan ajang untuk sharing permasalahan yang dialami oleh anggota di tempat kerja maupun di dalam keluarga. Secara bersama-sama anggota membahas permasalahan tersebut dan kemudian berusaha mencarikan solusinya
2. Sekolah Keterampilan
Pada sekolah keterampilan, Operata memfasilitasi para anggotanya untuk mengakses bermacam-macam keterampilan yang bisa menunjang kinerjanyasebagai PRT. Apa saja keterampilan yang biasanya diberikan? Operata akan melakukan need assesment untuk mengetahui keterampilan apa yang dibutuhkan oleh anggotanya. Misalnya yang sudah diberikan yaitu menjahit, memasak, tata rias, komputer, B. Inggris, kursus baca tulis. Selain itu, Operata juga memberikan keterampilan lain yang berhubungan dengan keselamatan kerja atau yang biasa disingkat K3.
3. Training Pengorganisasian
Sebagai anggota organisasi, Operata membekali anggotanya dengan berbagai pengetahuan tentang bagaimana cara mengelola sebuah organisasi, membentuk pengurus, membesarkan dan merawat organisasi, mengajak anggota baru agak mau bergabung, dan menyadarkan orang khususnya PRT tentang pentingnya berorganisasi. Training ini biasanya diikuti oleh anggota Operata dari seluruh Indonesia.
4. Advokasi ke DPR dan Pemerintah
Anggota Operata Pamulang juga turut serta dalam melakukan advokasi kepada DPR dan Pemerintah dalam rangka mendesak dan menuntut DPR dan Pemerintah untuk segera mensahkan Rencana Undang-Undang PPRT (''Rencana Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga).
5. Audiensi dengan Fraksi-Fraksi dari Berbagai Parpol di DPR agar mereka memperhatikan aspirasi PRT dan bersedia memperjuangkan apa yang menjadi tuntutan PRT pada sidang-sidang komisi di mana anggota Fraksi tersebut juga menjadi salah satu anggotanya.
6. Aksi dan Kampanye
Operata Pamulang juga terlibat dalam aksi-aksi atau kampanye serta event-event yang mengusung tentang pelanggaran HAM dan ketidakadilan gender, serta peringatan-peringatan hari-hari besar seperti Hari Pekerja Rumah Tangga Nasional dan Internasional, Hari Perempuan se-Dunia, Hari Anti Kekerasan se Dunia, dll.
7. Ikut memantau sidang di Pengadilan
8. Training Jurnalisme Warga
Operata Pamulang turut mengutus perwakilannya untuk mengikuti training jurnalisme warga yang bertujuan untuk melatih PRT agar bisa menyuarakan aspirasinya melalui sebuah tulisan. Salah satu tulisan anggota Operata Pamulang sudah pernah dipublish di Tempo.
9. Pertemuan Operata se Jabodetabek
Dalam satu tahun Jaringan Advokasi PRT se Indonesia (JALA PRT) akan mengadakan pertemuan bersama tingkat regional dengan mengundang mitra-mitra Operata yang ada di wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, Depok dan Bekasi. Pertemuan ini selain untuk mempererat tali silaturrahmi dan solidaritas antar sesama PRT juga akan membahas berbagai agenda besar berkaitan dengan situasi politik dan kebijakan-kebijakan pemerintah terhadap isu-isu PRT.
Salam perjuangan,
Merdeka!!!

Keine Kommentare:
Kommentar veröffentlichen