![]() |
| Riska |
Kayaknya jadi
perempuan itu banyak ruginya yah. Bener nggak sih? Contohnya kayak kasus
perkosaan yang sekarang ini lagi banyak yang terjadi. Kata tetangga saya, “ah
perempuannya aja yang pake bajunya terbuka, Jadi jangan salahin laki-laki dong
kalau akhirnya punya niat mengganggunya”. Tuh kan, udah jadi korban eh masih
aja disalahin.
Di dalam rumah tangga,
kalau lagi berantem suami sering bilang “dasar istri nggak becus ngurus rumah
tangga”. Kalau anaknya nakal, „mama gimana sih kok nggak bisa ngedidik anak?“.
Tuh kan perempuan lagi yang salah. Masih banyak lho contoh-contoh yang selalu
nyalahin perempuan.
Berarti nggak enak dong jadi perempuan? Siapa bilang?
Perempuan itu makhluk istimewa lho. Kita punya rahim yang bisa melahirkan anak.
Perempuan itu dikenal ulet dan pekerja keras. Malahan sering jadi pengganti
tugas suami mencari nafkah karena perempuan itu bisa bekerja menjadi apa saja
termasuk jadi PRT. Nggak pake malu. Ada nggak laki-laki yang mau jadi PRT?
Nggak ada kan? Tapi teteeep aja perempuan itu nggak pernah dihargai.
Perempuan itu menurut saya makhluk serba bisa. Bisa memenuhi
kewajiban yang harusnya dilakukan oleh suami. Dia juga bisa menjalani kehidupan
meskipun tanpa seorang laki-laki atau suami. Perempuan bisa jadi pemimpin, bisa
jadi presiden, direktur, sopir, tukang ojek, tukang becak, dll.
Perempuan juga bisa jadi
teman yang baik. Kalau ada teman yang punya masalah, perempuan mampu mencarikan
solusi buat temannya itu. Pokoknya apa siiiihh yang bisa dilakukan oleh
perempuan? Jawabannya „apa saja bisa dilakukan oleh perempuan“. Setuju kan sama pendapat saya?
Salam perjuangan,
Merdeka!!!
Riska

Keine Kommentare:
Kommentar veröffentlichen